Persiapan Dan Bekal Perjalanan Haji Mandiri (1)

“…Berbekallah, sesungguhnya sebaik-baiknya bekal adalah taqwa. Dan bertaqwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal”. QS Al Baqarah : 197

Pada suatu pertemuan yang sangat berkesan dengan seorang sahabat yang jarang bersua secara fisik maupun online, tapi sekali bersua selalu tercerahkan dengan diskusi panjang yang manis.

” Sejauh mana persiapanmu Wid? tanya sahabatku.

Dengan spontan semangat bak abg alay saya menjawab bla bla bla bla.. duh ini belum itu beluum pusiing deh mbak…”

Dan sahabat dengan senyum manis mengingatkan, bekal yang terpenting dari semua rencana adalah Takwa … setelah itu Allah akan mencukupkan semua kebutuhan kita, tak ada keraguan. Itu adalah bekal paling utama. Cari ilmu seluas-luasnya mengenai Ibadah haji dan sejarahnya.

Manasik Haji

Calon Haji(Calhaj) wajib memahami tujuan dan tata cara ibadah haji dan umroh dengan mengikuti bimbingan manasik haji

Manasik Haji dari istilah wikipedia adalah peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya. Dalam kegiatan manasik haji, calon jamaah haji akan dilatih tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakannya, misalnya rukun haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, para calon jamaah haji juga akan belajar bagaimana cara melakukan praktik tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumrah, dan prosesi ibadah lainnya dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci.

Departemen agama memberikan bimbingan manasik haji untuk calhaj mandiri selama 10x pertemuan plus 2x yang di kabupaten, dan ini cukup sebagai bekal calhaj. Pematerinyapun adalah orang yang berkompeten dalam bidangnya.

Membaca buku-buku yang berkaitan dengan haji dan umroh adalah penting, buku sejarah islam, sejarah Rosulullah SAW dan para sahabat, sejarah kota Makkah dan Madinah adalah beberapa buku yang sebaiknya dibaca jauh hari sebelum berangkat.

Hakikatnya perjalanan ibadah haji adalah napak tilas perjuangan para nabi yang mulia dalam menyebarkan ajaran islam.

Dengan menghubungkan manasik haji dengan sejarah perjuangan para nabi, akan terlihat jelas kebesaran dan keagungan ajaran islam.

Air mata tak akan mampu terbendung saat membayangkan Fathul Makkah, kita pernah berada ditempat yang sama dengan Rosulullah SAW berada seribuan tahun yang lalu, saat beliau memasuki kota Makkah dan menyucikan kabah dari berhala, kembali ke Kota yang beliau sayangi dan rindukan namun penduduknya pernah mengusir dan menyiksa beliau dan para sahabatnya sedemikian kejam. Sehingga memutuskan hijrah ke Madinah. Merinding membayangkan betapa agungnya cara Rosulullah merangkul orang-orang yang pernah memusuhi beliau.

Membayangkan Khotbah Rosulullah saat Haji Wada, bagaimana perasaan Rosulullah yang telah mengetahui ini adalah Haji perpisahan dengan umat yang dicintainya. Membayangkan bercampur aduknya perasaan  jamaah haji yang bersama Rosulullah saat itu, menatap masa depan islam kedepannya tanpa ada bimbingan Rosulullah secara lansung.

Dan membayangkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi  Ismail As yang membangun kabah atas perintah Allah. Bagaimana Siti hajar bolak balik dari safa dan Marwa demi air untuk bayi Ismail.

Jika kita tak membaca sejarah yang berkaitan dengan ibadah haji  dan perjuangan rosul. Dan hanya menerima yang diajarkan pada saat bimbingan manasik semata.

Perjalanan haji bisa jadi hanya sebagai travelling biasa, solat di masjid megah dan sejuk, dan semua terdokumentasi di video dan album foto rangkaian ibadah yang kita jalani. Tanpa makna… dan yang pada saat kita kembali ke tanah air semua hanya akan menjadi kebanggaan semata.

————————————————————

Berikut persiapan dan bekal yang perlu diperhatikan calhaj sebelum keberangkatan Haji.

Daftar Ulang

Setelah terkumpul dana sebesar 20 juta perorang, BNI mengingatkan kami bahwa sudah bisa mendaftar ke Departemen Agama langsung dengan menyerahkan bukti rekening dari Bank.

Sedikit repot menyesuaikan jadwal kerja suami yang sering keluar kota untuk ke Depag yang saat itu masih sangat jauh dari rumah kami. Karena yang mendaftar Haji dari tahun ke tahun bertambah sehingga bisa jadi akan menggeser nomor urutan ke tahun berikutnya. Pada saat itu pendaftaran ke Depag tidak bisa diwakili, karena lansung difoto yang mana fotonya akan dipakai untuk seterusnya mulai pengurusan visa dan urusan dokumen Haji. Lembaran Visa sebaiknya difoto dan simpan di HP yang kita bawa, atau lebih baik lagi di foto kopi dan disimpan bersamaan dengan kopian passport kita. kami baru menyadari ini saat menginap di Hotel di Makkah. pihak hotel meminta kopian Visa bukan sekedar data passport saja.

Passport kita akan disimpan oleh supir (untuk hal ini saya kurang faham, bagaimana alur penyimpanan passport jamaah haji di Arab saudi) .

Calon Haji (calhaj) akan diberikan CD yang berisi file foto tersebut. Sebaiknya disimpan ditempat yang aman, mengingat lamanya jarak antara pendaftaran dan keberangkatan calhaj, dan sekarang bisa mencapai 10 tahun lebih, dikuatirkan dengan rentang waktu yang lama tersebut dokumen tercecer.

Dari Depag kita akan diberikan surat tanda pendaftaran haji. disana tertera nomor porsi, Pada tahun yang diperkirakan nomor porsi tersebut bisa dilihat di website Departemen Agama apakah masuk daftar berangkat atau tidak.

Setelah menanti selama  lebih 2 tahun, pada saat tahun perkiraan  yaitu tahun 2013, kami menghubungi Departemen Agama di Call center yang tertera di websitenya, Alhamdulillah dilayani dengan baik. Dan kami diminta untuk mengurus di Kantor Urusan agama terdekat. Di KUA nama kami masuk daftar berangkat dan diminta untuk melunaskan ongkos naik haji di Bank tempat menabung ONH, kemudian menyerahkan dokumen dan passport, jika ada rencana untuk perjalanan keluar negeri sebaiknya dikabari terlebih dahulu ke KUA sehingga pengurusan visa nantinya tidak ada masalah.

Pada tahun 2014, setelah tertunda setahun karna pengurangan kuota, Alhamdulillah kami dipastikan berangkat. dan kami mulai mengikuti rangkaian persyaratannya. mulai dari test kesehatan dan persiapan dokumen kembali.



Untuk calhaj wanita sangat penting dijaga rencana kehamilan, karena Indonesia termasuk ketat terhadap wanita hamil, mungkin kalau sakit lainnya masih bisa diijinkan dibawah pengawasan dokter,  dari periksa kesehatan di puskesmas test kehamilan adalah wajib, dan di embarkasi sebelum keberangkatanpun test kehamilan akan diulangi, testnya termasuk ketat, Dimana Calhaj wanita akan dipanggil satu persatu diserahkan botol  untuk test urin di kamar mandi yang sudah ditentukan dan saat pipis pintunya pun terbuka dengan pengawas wanita didepannya, yang selalu mengingatkan supaya pintunya jangan ditutup. Dan hasilnya langsung dibacakan.

Meninggalkan Anak

Masalah anak, adalah salah satu persiapan yang termasuk menguras fikiran dan airmata , setidaknya begitulah dengan saya. jauuh hari sebelum berangkat setiap melihat wajah anak-anak saat tidur selalu terbayang, apakah kami bisa kembali dengan sehat dan selamat sehingga  bisa memeluk mereka kembali?. Apalagi jika yang ditinggalkan masih minum ASI.

Saat hamil Andreya di tahun 2012 kami sudah hunting asisten RT untuk jangka panjang, biasanya kami hanya menggunakan jasa 1 ART itupun yang pulang hari. tapi berhubung ada rencana menunaikan ibadah haji, kami mencari 1 lagi jauh hari sebelum Andreya lahir. karena kami ingin mengenal lebih jauh asisten yang akan mengasuh baby nantinya jika kami berangkat. Sehingga saat berangkat walaupun ada orang tua yang membantu memperhatikan anak, tapi urusan rumahtangga dan printilannya ada ART yang siap membantu.

Segala urusan sekolan anak juga menjadi hal yang terpenting. mulai dari antar jemput, persiapan ulangan sekolah. Jadwal kegiatan anak disusun jauh-jauh hari, begitu juga menu makanan mereka.

Sehingga sangat penting menyimpan semua kontak penting yang berhubungan dengan masalah rumah, anak, pekerjaan dan bisnis.

mulai dari kontak guru, sekolah teman anak, teman kita sendiri, antar jemput anak sekolah dan les, Rumah Sakit dan dokter langganan, semua harus dibuat listnya jauh-jauh hari. Sertakan kopiannya untuk kita bawa dan ditinggalkan.

Bersyukur memiliki sahabat yang siap menolong tanpa diminta, jauh hari sebelum kami berangkat perhatian mereka kepada anak-anak sangat terasa, saat kami di tanah sucipun tak berkurangn perhatian mereka lewat foto yang dikirimkan sebagai obat rindu pada anak-anak, jJuga walau sekedar mengingatkan apakah Ahza sudah disiapkan uang SPP nya? belum lagi kiriman kue ultah untuk Reya yang jauh dari kami. duuh terasa indah rasanya. Terimakasih sahabat-sahabat tersayang. doa tulus kami selalu bersama kalian.

Utang Piutang

Urusan yang satu ini harus diselesaikan jauh hari sebelum keberangkatan Haji. Segala macam tagihan dan kreditan disampaikan kepada kerabat yang dipercaya. karena jangan sampai menjadi masalah kelak.

Surat Wasiat

Salahsatu persiapan yang diingatkan ustadz saat manasik adalah surat wasiat, dan terus terang sampai berangkatpun kami tidak siap untuk membuatnya. mendengarnya saja sudah mewek duluan… kami pergi tuk kembali, hiks

Tapi kita tidak akan pernah tahu yang namanya ajal. Allah yang Maha berkuasa menentukan sehingga persiapkanlah semua dengan sebaik-baik mungkin untuk masa depan keluarga yang ditinggalkan.

Dan itu yang kami rasakan saat perjuangan yang berat saat menunaikan ibadah haji diantara jutaan umat yang berkumpul jadi satu, malaikat izrail serasa dekat dan memanggil-manggil. Mulai dari embarkasi saja sudah ada seorang calhaj satu kloter dengan kami yang kena serangan stroke mendadak, dan saat kami di tanah suci dikabarkan beliau sudah tiada.

Semoga informasi diatas bermafaat. Insyaallah nanti akan dilanjutkan dengan persiapan dan bekal yang berhubungan dengan kegiatan harian Calon Haji.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s